|
Selamat Datang, Register | Login
Home » Guru Menulis » Konsep Dasar Penelitian Pengembangan

Konsep Dasar Penelitian Pengembangan

Rabu, 10 Juli 2013 13:40:58  •  Oleh : redaksi  •    Dibaca : 351
Konsep Dasar Penelitian Pengembangan

Penjelajahan terhadap ragam penelitian terapan bidang pendidikan, terdapat paling tidak empat jenis penelitian terapan profesi kependidikan, yaitu: penelitian tindakan pendidikan (action research), penelitian pengembangan pendidikan (research and development), penelitian penilaian program pendidikan (evaluation research), dan penelitian kebijakan pendidikan (policy research). Dari keempat jenis tersebut, penelitian tindakan pendidikan merupakan jenis penelitian terapan profesi kependidikan yang paling sering dan banyak dilakukan. Sering dilakukan menunjuk pada frekuensi, sedangkan banyak dilakukan menunjuk pada populasi pelakunya.

Jenis penelitian terapan profesi kependidikan yang belakangan juga semakin diperkenalkan adalah penelitian pengembangan pendidikan. Jenjang pendidikan magister (S2) sejumlah program studi kependidikan misalnya, lebih mendorong para calon magisternya untuk tidak melulu melaksanakan penelitian eksplanatori-kuantitatif atau interpretrif-kualitatif, melainkan penelitian pengembangan pendidikan. Sementara itu, jenis penelitian tindakan, penelitian deskriptif atau korelasional sederhana, tidak lagi dipilih oleh para calon magister maupun pendidik berkualifikasi magister.

Memperhatikan kedudukan strategik penelitian pengembangan bagi perbaikan program dan layanan pendidikan, berikut disajikan secara serba ringkas konsep dasar, model-model dan metode penelitian pengembangan profesi kependidikan. Sebagaimana dalam semua jenis penelitian, terkecuali untuk kepentingan pemerolehan gelar sarjana, magister dan doktor, penelitian pengembangan bisa dilaksanakan baik oleh perseorangan maupun kelompok.

Ketika memberikan pengantar penyunting untuk buku Prospects for Research and Development in Education, Ralph W. Tyler mengemukakan tentang masih terjadinya kebingungan untuk membedakan antara penelitian dengan pengembangan. Lebih dari itu, ahli pendidikan ini juga merasa perlu membuat perbedaan antara kegiatan pengembangan (developmental activities) dengan penelitian-pengembangan [developmental (product) research].

Tidak ada definisi baku yang membedakan dua kata, penelitian dan pengembangan. Tetapi orang dapat membuat perbedaan sederhana berdasarkan tujuan. Tujuan penelitian adalah memperoleh pemahaman yang lebih baik, dalam arti mendalam dan menyeluruh, dari sebuah gejala, sedangkan tujuan pengembangan adalah merancang dan menyempurnakan sarana atau piranti untuk mencapai tujuan tertentu dalam kondisi tertentu pula. Dengan demikian, agak jelas bahwa kepentingan penelitian adalah akademik atau keilmuan, sedangkan kepentingan pengembangan adalah pragmatik atau penerapan.

Tyler menilai bahwa bidang pendidikan merupakan bidang yang baru saja memulai fase teknologiknya. Masa masa peralihan ini ditandai oleh masih banyak permasalahan metodologik dan teknik. Fase teknologik dalam pendidikan ditandai oleh semakin digunakannya pengukuran dan pengamatan yang terkendali untuk menghaluskan produk dan prosedur kerja, yang pada gilirannya diharapkan dapat memberikan hasil lebih baik. Penyatu-paduan metode penelitian dalam proses pengembangan ini, sebagaimana juga digunakan oleh Tyler, disebut penelitian-pengembangan, sedangkan bila pengembangan dilakukan tanpa kehadiran penelitian, dinamakan kegiatan pengembangan saja.

Ada perbedaan penting antara kegiatan pengembangan semata dan peneleitian pengembangan produk. Memang bisa saja sebuah rancangan dan produksi dilakukan tanpa langkah sistematik dan penyelidikan secara disiplin. Sebagaimana catatan sejarah pendidikan menunjukkan, sebagian besar kurikulum, bahan ajar, rancang-bangun, dan sebagainya dalam pendidikan, memperoleh bentuk akhirnya hanya melalui ujicoba  terbatas. Bahkan hingga belakangan ini, terbukti masih banyak praktik dan kebiasaan kerja dalam pendidikan tanpa didasarkan pada kajian dan perancangan secara cermat.

Lebih belakangan, Gall, Gall, and Borg juga menggunakan istilah Penelitian-pengembangan Pendidikan (Educational R & D) untuk menggambarkan sebuah model yang yang mengintegrasikan pengembangan dengan penelitian di dalamnya. Tiga pakar penelitian pendidikan ini mengartikan penelitian pengembangan pendidikan sebagai sebuah model pengembangan berbasis industri, dengan menggunakan temuan-temuan penelitian untuk merancang produk dan prosedur kerja baru, yang kemudian secara sistematik diuji-lapangan, dilakukan penilaian, dan dihaluskan hingga hasil akhirnya memenuhi krirteria yang ditetapkan berdasarkan standar efisiensi, keefektifan, dan kemanfaatan.(*)

 

Baca "Guru Menulis" Lainnya

Komentar Anda